Situasi Neymar Di Barcelona Mirip Saat Ronaldinho Dan Romario Minta Dijual

By Admin


nusakini.com - Neymar mendapat beberapa kritikan di Barcelona beberapa bulan terakhir, tampaknya di musim keempatnya bersama Blaugrana dia mendapat banyak cobaan.

Pada musim debutnya 2013-2014 dia tampil 41 pertandingan dengan 15 gol dan 11 assist. Dua musim berikutnya dia benar-benar bersinar dan pada 2014-2015 bermain 51 pertandingan dengan total 39 gol dan tujuh assist. Musim lalu dia bermain 49 pertandingan dengan mencetak 31 gol dan 20 assist. 

Apakah dia bertengger di bahu Lionel Messi dan bersiap untuk menjadi pemain terbaik dunia? Tidak, jika dilihat dari bukti musim ini, dia sudah bermain 26 kali memberikan 13 assist dan hanya mencetak sembilan gol. 

Fernando Kallas, seorang wartawan Brasil bersama media Spanyol AS mengatakan dalam kemenangan 2-1 Barca atas Atletico Madrid di Copa del Rey Luis Suarez berteriak kepada Neymar menyerukan komitmennya di lapangan. 

“Yang mencolok kali ini adalah sikap apatis, hampir tidak peduli yang ditunjukkan Neymar,” kata Kallas. 

“Ini mengingatkan kita pada Ronaldinho dan Romario yang juga di Spanyol meninggalkan kesan waktunya dijual,” tambah Kallas.

“Ronaldinho bermain dua musim yang luar biasa untuk Barcelona dan kemudian pergi, dirusak karena dia sangat suka berpesta dan Romario satu musim yang hebat dan kembali ke Brasil karena dia ingin bermain foot-volley – favoritnya di pantai Rio de Janeiro,”

“Semua ini meninggalkan ketakutan yang besar di Spanyol. Dalam kasus Neymar dia sangat aktif di media sosial dan pertanyaan ini muncul, apakah kegiatan ekstrakulikulernya ini berpengaruh.” 

Ketakutan itu mungkin agak jauh, tetapi yang penting saat ini adalah apakah Neymar dimainkan terlalu berlebihan. Selain kurangnya kekuatan di lini depan Barcelona ada juga yang tak kalah penting untuk pemain timnas Brasil ini – dia tidak diizinkan beristirahat dan liburan musim panas penuh selama bertahun-tahun.

Pada tahun 2011 dia bermain di Copa America di Argentina, 2012 dia bermain di Olimpiade London, 2013 dia tampil di Piala Konfederasi dan kemudian Piala Dunia yang membuatnya harus mendapat cedera punggung yang parah. Pada tahun 2015 dia bermain Copa America di Chili dan tahun lalu dia kembali lagi ke Olimpiade.

Tampaknya memang sudah waktunya memberi Neymar istirahat agar dia kembali fresh dan tak merasa diforsir habis-habisan. Berita baiknya Brasil tak lolos untuk Piala Konfederasi tahun ini dan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir Neymar bisa menikmati liburan musim panasnya full. (espn/om)